Indonesia
merupakan negara demokrasi. Begitu banyak pemimpin di Negara ini. Mulai dari
Presiden, MA, MPR, DPR, sampai dengan pemimpin-pemimpin kecil di sebuah
organisasi. Namun, pada kenyataannya
pemimpin di Negara ini tidak menjalankan tugasnya sesuai dengan ajaran islam.
Masih banyak para pejabat yang makan uang rakyat, membiarkan rakyat miskin
kelalaparan sedangkan mereka begitu menikmati uang rakyat. Pemimpin seperti ini
tidak meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai pemimpin. Ingatlah! Setiap orang
daripada kamu adalah pemimpin dan setiap kamu bertanggungjawab terhadap apa
yang dipimpinnya. (HR. Bukhari)
Rasulullah SAW telah di utus oleh Allah untuk memimpin
umat manusia di dunia ini agar selamat di dunia maupun di akhirat. Dalam
menyampaikan ajaran dan perintahnya, Rasulullah memberi contoh-contoh teladan
agar diikuti oleh umatnya. Ciri kepemimpinan yang ditunjukkan Rasulullah mulai
dari beliau bersikap rendah hati, sederhana dalam segala hal. Pemaaf, berperilaku
jujur dan perhatian serta peduli dengan umatnya. Bayangkan ketika sakaratul
maut, Baginda masih terkenang dengan nasib umatnya, berulang kali beliau
menyebut, umatku! Umatku! Dan umatku! Begitu pedulinya Rasulullah dengan
umatnya, sehingga umatnya juga cinta dengan Baginda Rasulullah SAW.
Andaikan pemimpin di Negara ini seperti Rasulullah. Yang
jujur, selalu memperhatikan keadaan umatnya, tidak bercerai berai antar
pemimpin yang satu dengan yang lain, pasti di Negara ini tidak ada yang namanya
akan kelaparan, korupsi, pertengkaran antar negara dan sebagainya. Jika
pemimpin di Negara ini baik dan benar, maka rakyat juga akan senang.
Jiwa kepemimpinan yang seperti Rasulullah inilah yang
patut diteladani. Selalu memperdulikan umatnya. Alangkah baiknya jika pemimpin
di Negara ini begitu memperhatikan rakyat sekecil apapun, tidak hanya
mementingkan kesenangan dirinya sendiri. Semoga kita menjadi pemimpin yang
baik, baik bagi diri kita sendiri maupun orang lain.