Telah kita ketahui bahwa di
Indonesia ini banyak sekali pelanggaran Hak Asasi Manusia. Ini berarti hukum di
Indonesia perlu dibenahi dan diperbarui akan tatanannya. Permasalahan yang
kecil dilibatkan dengan hukum, sedangkan permasalahan yang besar dibiarkan
saja. Apakah semua warga menerima dengan aturan ini?
Jelas jawabannya sangat tidak menerima. Selama ini masyarakat tidak sadar kalau mereka sering melanggar Hak Asasi Manusia. Banyak hal-hal kecil yang menyangkut pelanggaran Hak Asasi Manusia di lingkungan masyarakat misalnya adalah penyiksaan orang tua terhadap anakya.
Jelas jawabannya sangat tidak menerima. Selama ini masyarakat tidak sadar kalau mereka sering melanggar Hak Asasi Manusia. Banyak hal-hal kecil yang menyangkut pelanggaran Hak Asasi Manusia di lingkungan masyarakat misalnya adalah penyiksaan orang tua terhadap anakya.
Anak
memiliki hak mendapatkan perlindungan dan kasih sayang dari orang tuanya. Orang
tua berhak membimbing anaknya untuk menjadi lebih baik. Jika memang anak itu
mempunyai kesalahan orang tua wajib menegur anaknya dengan cara yang baik dan
benar. Namun hal itu tidak saya temukan pada salah satu tetangga saya. Orang
tua dari tetangga saya memang sangat sayang pada anaknya, namun disisi lain
mereka memaksakan kehendak si anak. Anak selalu diatur harus begini begitu,
harus selalu menuruti apa yang diomongkan oleh orang tuanya. Suatu hari ketika
sudah lulus dari SMA, seorang anak dipaksa orang tuanya untuk masuk jurusan
akademik kebidanan, namun si anak tidak suka bahkan tidak ada minat untuk masuk
pada jurusan itu. Potensi anak ini sebenarnya ada pada design grafis. Namun
orang tuanya selalu saja memaksanya untuk masuk ke kesehatan. Akhirnya sebagai
seorang anak harus menuruti apa kata orang tua. Hal itu mengakibatkan seorang
anak merasa terkekang oleh peraturan orang tuanya. Mempunyai ikatan batin
tersendiri.
Ada
contoh lain seorang orang tua yang mendidik anaknya dengan salah. Dia mendidik
agar anak itu lebih mandiri. Kesalahan orang tua tersebut ketika mendidik
anaknya selalu dengan suara keras atau atau marah-marah. Misalnya orang tua
menyuruh ankanya untuk nyapu rumahnya, orang tua tadi menyuruh dengan suara
keras seakan-akan memarahi anaknya.hal ini juga membuat seorang anak merasa
tidak nyaman akan posisinya sebagai anak. Sebenarnya orang tua tadi baik
menyuruh anaknya, akan lebih baik jika orang tua mendidik dengan cara yang
lebih baik lagi.
Kekerasan
dalam mendidik anak sudah banyak terjadi di masyarakat sekitar. Masih banyak
lagi contoh yang lebih parah dari hal tersebut. Ada orang tua yang menghamili
anaknya sendiri bahkan membunuhnya dan sebagainya. Ini semua di sebabkan karena
kemajuan zaman yang selama ini membuat kita untuk selektif dalam bertidak.
Selain itu kurangnya pemahaman tentang hak asasi manusia. Kekerasan terhadap
anak juga bisa timbul karena beberapa faktor. Salah satunya bisa dari orang tua
itu sendiri maupun dari seorang anak. Orang tua yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, bisa
jadi seorang anak pun terlibat dalam kekerasan hal tersebut, seorang anak
menjadi pelampiasan orang tuanya dan lain sebagainya.
Untuk
menghindari agar tidak terjadi kekerasan pada sorang anak ada beberapa hal yang
harus dilakukan. Jika anak menjadi korban, anak harus berani menolak atau
mengatakan tidak suka menjadi korban kekerasan, seorang anak menghilangkan
pikiran bahwa orang tua melakukan kekerasan untuk disiplin. Dan untuk orang tua
sebaiknya lebih mengevaluasi diri apakah dirinya sudah memberikan yang terbaik
terhadap anaknya, apakah tindakan yang dilakukan sudah sesuai dengan keinginan
anaknya, selain itu juga perlu kepekaan yang lebih antar orang tua dan anaknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar