Minggu, 08 Desember 2013

Aku Adalah Aku


Pengen tahu aku?
Aku adalah aku. Aku ada karena Allah dan orang tuaku. Dari kecil aku dibesarkan oleh kedua orang tuaku. Mereka yang selalu membimbingku hingga aku dewasa seperti saat ini. Selalu mengajarkan tentang kebaikan dan berusaha untuk menghindari kejelekan. Akhirnya jadilah Suci Anita seperti saat ini. Kata orang-orang, waktu aku masih kecil, aku sangat nakal. Suka jaili anak orang dan juga bikin nangis. Namun sekarang uda ngga lagi. Ini semua berkat bimbingan dari orang tuaku. Kebanyakan orang bilang, kalau aku memiliki watak yang keras. Kalau aku pikir emang benar aku keras, namun kata orang, disisi lain aku juga baik, orangnya ndak tega,an. Dan sering menyesali ketika udah berbuat yang jelek pada orang lain. Aku punya watak seperti itu ya karena tidak jauh bedalah dari watak kedua orang tuaku.
                Bersyukur dengan keadanku saat ini. Semua apa yang ku inginkan dapat terpenuhi. Saat aku masih SD, di benakku aku ingin sekali menjadi seorang guru SD. Bagiku,  guru SD, beliau – beliaulah yang mengajarkan ilmu dengan ikhlas, yang awalnya aku tak tahu apa-apa, dengan telaten pahlawan tanpa tanda jasa itu mengajarkanku hingga aku bisa. Dari situlah aku ingin sekali menjadi guru SD. Lah berhubung daftar ke PGSD ngga’ di terima guru MI pun jadi. Orang tuaku lagi yang berjasa dengan ini semua. Yang membiayai aku dari kecil hingga sekarang. Merasa berhutang budi pada orang tua itu pasti. Ingin sekali rasanya membalas itu semua, namun butuh proses, dan inilah proses yang aku lakukan. Aku harus kuliah dengan sungguh agar aku bisa lulus tepat waktu dan mendapatkan ilmu yang manfaat kelak. Saat – saat proses seperti ini sering aku mengeluh. Tiap hari, pagi-pagi harus berangkat dan jam 06.00 sudah belajar. Iyaah, di saat aku mengeluh yang aku ingat pertama kali adalah orang tuaku. Aku melakukan ini semua untuk kedua orangtuaku dan pasti untuk diriku sendiri kelak
                Keinginanku saat ini, aku ingin sekali membanggakan kedua orang tuaku. Selama ini aku merasa selalu menyusahkan orang tuaku. Dan suatu saat aku ingin orang tuaku menangis bahagia melihat anaknya sukses. Cita-citaku sekarang, aku ingin lulus maksimal empat tahun dan kalau bisa sebelum empat tahun semua mata kuliah yang aku jalani sudah selesai, selain itu aku juga ingin bekerja. Sebenarnya dari dulu aku berharap agar dapat membiayai uang kuliah dengan hasilku sendiri, namun untuk saat ini hal itu masih belum tercapai,  aku hanya bisa menambah uang saku ku saja. Tapi aku harus bersabar dan yakin suatu saat nanti aku akan bisa.
                Terus berusaha dan berdo’a agar apa yang aku inginkan tercapai. Selagi kita memiliki niat yang baik dan mau berusaha, insya Allah Allah akan mengabulkan do’a hambanya. Allah akan melihat proses orang itu dalam menuju suatu tujuan, jika dalam proses selalu berniat baik insya allah tujuan itu akan tercapai. Amiin ya robbal alamiin. Semoga Allah mengabulkan apa yang aku harapkan. Tetap semangat, tidak berputus asa, berusaha, berdo’a, sabar, tabah, tawakkal, dan ikhtiar. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar