Aku adalah
aku. Aku ada karena Allah dan orang tuaku. Dari kecil aku dibesarkan oleh kedua
orang tuaku. Mereka yang selalu membimbingku hingga aku dewasa seperti saat
ini. Selalu mengajarkan tentang kebaikan dan berusaha untuk menghindari
kejelekan. Akhirnya jadilah Suci Anita seperti saat ini. Kata orang-orang,
waktu aku masih kecil, aku sangat nakal. Suka jaili anak orang dan juga bikin
nangis. Namun sekarang uda ngga lagi. Ini semua berkat bimbingan dari orang
tuaku. Kebanyakan orang bilang, kalau aku memiliki watak yang keras. Kalau aku
pikir emang benar aku keras, namun kata orang, disisi lain aku juga baik,
orangnya ndak tega,an. Dan sering
menyesali ketika udah berbuat yang jelek pada orang lain. Aku punya watak seperti
itu ya karena tidak jauh bedalah dari watak kedua orang tuaku.
Bersyukur
dengan keadanku saat ini. Semua apa yang ku inginkan dapat terpenuhi. Saat aku
masih SD, di benakku aku ingin sekali menjadi seorang guru SD. Bagiku, guru SD, beliau – beliaulah yang mengajarkan
ilmu dengan ikhlas, yang awalnya aku tak tahu apa-apa, dengan telaten pahlawan
tanpa tanda jasa itu mengajarkanku hingga aku bisa. Dari situlah aku ingin
sekali menjadi guru SD. Lah berhubung daftar ke PGSD ngga’ di terima guru MI
pun jadi. Orang tuaku lagi yang berjasa dengan ini semua. Yang membiayai aku
dari kecil hingga sekarang. Merasa berhutang budi pada orang tua itu pasti.
Ingin sekali rasanya membalas itu semua, namun butuh proses, dan inilah proses
yang aku lakukan. Aku harus kuliah dengan sungguh agar aku bisa lulus tepat
waktu dan mendapatkan ilmu yang manfaat kelak. Saat – saat proses seperti ini
sering aku mengeluh. Tiap hari, pagi-pagi harus berangkat dan jam 06.00 sudah
belajar. Iyaah, di saat aku mengeluh yang aku ingat pertama kali adalah orang
tuaku. Aku melakukan ini semua untuk kedua orangtuaku dan pasti untuk diriku
sendiri kelak
Keinginanku
saat ini, aku ingin sekali membanggakan kedua orang tuaku. Selama ini aku
merasa selalu menyusahkan orang tuaku. Dan suatu saat aku ingin orang tuaku
menangis bahagia melihat anaknya sukses. Cita-citaku sekarang, aku ingin lulus
maksimal empat tahun dan kalau bisa sebelum empat tahun semua mata kuliah yang
aku jalani sudah selesai, selain itu aku juga ingin bekerja. Sebenarnya dari
dulu aku berharap agar dapat membiayai uang kuliah dengan hasilku sendiri,
namun untuk saat ini hal itu masih belum tercapai, aku hanya bisa menambah uang saku ku saja.
Tapi aku harus bersabar dan yakin suatu saat nanti aku akan bisa.
Terus
berusaha dan berdo’a agar apa yang aku inginkan tercapai. Selagi kita memiliki
niat yang baik dan mau berusaha, insya Allah Allah akan mengabulkan do’a
hambanya. Allah akan melihat proses orang itu dalam menuju suatu tujuan, jika
dalam proses selalu berniat baik insya allah tujuan itu akan tercapai. Amiin ya
robbal alamiin. Semoga Allah mengabulkan apa yang aku harapkan. Tetap semangat,
tidak berputus asa, berusaha, berdo’a, sabar, tabah, tawakkal, dan ikhtiar. J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar